
// SMART LOAD MONITORING SYSTEM
Mengubah data muatan truk menjadi keputusan produksi real-time — dan tanpa perlu GPS.
// TANTANGAN DI LAPANGAN SAAT INI
Ghost trip dan payload yang tidak konsisten antar titik sulit ditelusuri dengan pencatatan manual.
Overload berisiko merusak unit dan melanggar regulasi; underload membuat kapasitas tidak terpakai.
Rekap dilakukan di akhir shift — rawan keliru dan tidak tersedia secara real-time.
Manajemen sulit mengetahui posisi, status, dan titik antrian truk secara langsung.
Sering ada selisih antara catatan sistem dan kondisi fisik tumpukan material.
Sisa material di bak setelah dumping mengacaukan angka produksi sebenarnya.
// DAMPAK FINANSIAL
| Masalah | Dampak finansial / operasional |
|---|---|
| Underloading | Pendapatan per rit berkurang, terakumulasi di ribuan rit per bulan |
| Overloading | Biaya perawatan ban & suspensi naik, risiko denda regulasi dan keselamatan |
| Selisih payload | Material yang tidak terpantau berdampak langsung pada pendapatan |
| Data terlambat | Koreksi tertunda satu shift — produksi tidak optimal |
| Stockpile tak akurat | Kesalahan perencanaan dan ketidaksesuaian klaim ke buyer |
// SOLUSI
Setiap rit terukur volumenya, tertimbang beratnya, dan teridentifikasi — secara otomatis, tanpa input operator.
Volume muatan 3D (m³)
Berat aktual (ton)
Identitas truk & driver + estimasi muatan
Angka tonase + status + bukti, secara real-time. Ketiga sensor saling memverifikasi sehingga pembacaan yang menyimpang mudah teridentifikasi.
Tanpa GPS — tidak memerlukan perangkat khusus di tiap truk yang harus dipasang dan dirawat.
// CARA KERJA
Sebuah alternatif GPS yang lebih hemat dan lebih sulit dimanipulasi.
Ukur muatan, periksa overload, verifikasi driver.
Periksa selisih muatan antar titik (indikasi anomali).
Periksa carry-back dan hitung waktu siklus rit.
Semua data mengalir ke Google Cloud (Jakarta): dashboard, laporan, dan penyimpanan bukti.
// KEUNGGULAN PEMBEDA
Tiga sensor saling memeriksa; selisih antar sensor menjadi indikasi awal anomali atau perlunya kalibrasi.
Perhitungan sensor di lokasi tetap berjalan saat koneksi terputus; analitik & laporan di cloud.
Tidak memerlukan perangkat khusus di tiap truk — biaya dan perawatan lebih ringan.
Tersimpan dengan hash-chain sehingga sulit diubah tanpa terdeteksi.
Seluruh data berada di region Jakarta — mendukung kepatuhan data residency.
// PETA KAPABILITAS
22 fungsi totalVolume real-time, tonase otomatis, WIM, deteksi over/under load, validasi 3-sensor.
Ghost trip, payload discrepancy, autentikasi driver, audit trail terdokumentasi.
Dashboard live, laporan shift otomatis, rekonsiliasi vs rencana.
Cycle time per rit, status armada live, deteksi bottleneck & antrian.
Tracking tonase per zona, verifikasi fisik LIDAR, material balance.
Scorecard operator, monitoring kesehatan sensor, deteksi anomali (ML).
● Tiga kategori bertanda amber dibangun lebih dulu di MVP 1 bulan.
// PRODUCTION DASHBOARD — LIVE
// ANTI-FRAUD & BUKTI
📷 Foto bak · 3D scan
Contoh: DT-091 — payload turun 4.2 t antara Loading → Dump, di luar susut wajar (2%).
// LAPORAN SHIFT & STOCKPILE
Verifikasi fisik LIDAR: 1 hari lalu
// ARSITEKTUR TINGKAT TINGGI
EDGE · di tiap gantry
✓ Tetap berjalan saat koneksi terputus
CLOUD · Google Cloud Jakarta
// ROADMAP
FASE 1 · 1 BULAN
2 gantry: ukur muatan, overload, deteksi fraud inti, dashboard.
FASE 2
4 gantry: carry-back, status truk, laporan shift, driver auth, sensor health.
FASE 3
Rekonsiliasi, scorecard, anomaly ML, stockpile fisik.
FASE 4
Multi-site, integrasi FMS/ERP via API.
// FOKUS MVP — 1 BULAN, 2 GANTRY
Setup GCP, pipeline event, integrasi sensor dasar.
Estimasi tonase, validasi 3-sensor, overload/underload.
Korelasi 2 gantry, anti-fraud, audit trail.
Dashboard, hardening, kalibrasi, UAT & demo.
Sasaran MVP
Asumsi (disampaikan terbuka)
Hardware terpasang & terkalibrasi di awal · menggunakan model/SDK siap-pakai · lingkup 2 gantry, 1 sirkuit.
// KEBUTUHAN — TIM & INVESTASI
Tim 6–7 orang × 1 bulan + setup cloud.
Komponen utama: Cloud SQL & Vertex AI. Sebagian besar layanan scale-to-zero.
Jetson Orin ≥32GB, LIDAR, kamera HD, WIM, mounting, jaringan.
Angka Rupiah final disusun setelah jumlah gantry & spesifikasi hardware dikonfirmasi.

// NILAI & LANGKAH SELANJUTNYA
YANG KAMI USULKAN
Setujui scope MVP 1 bulan (2 gantry).
Pastikan kesiapan hardware di Minggu 1.
Bentuk tim inti 6–7 orang.
Mulai — demo bertahap, MVP siap akhir Minggu 4.